Misteri di Setiap Detik

Hari sudah pagi, namun hari ini masih cukup gelap, efek diguyur hujan semalaman dan hujan pun baru berhenti subuh tadi. Sudah jadi kebiasaan pagi saya untuk jogging di sekitar stadion olahraga sekitar 30menit sebelum memulai kegiatan di pagi hari.

Hari ini rasanya agak sedikit berbeda, selain saya bisa melihat kabut embun tebal yang jarang saya lihat, saya juga melihat seorang Pedagang Cilok dan pedagang lain yang sudah mulai merapihkan dagangannya. Padahal hari ini mendung dan tentunya hanya sedikit orang yang berolahraga daripada biasanya.

Dari jauh saya perhatikan seorang Pedagang Cilok, kemudian saya memutuskan berhenti sejenak, dan membeli cilok sembari basa-basi bertanya “Pak, ini gerimis, sepi, kenapa jualan jajan pagi sekali?”.

Kemudian bapak itu menjawab sembari melawak, tapi ada satu kalimat yang membuat saya kagum pagi itu.  “Neng, Tuhan itu Maha Pemberi, rezeki kita sudah diatur sama yang Maha Pemberi, tinggal bagaimana kita mengusahakannya, Tuhan punya Rezeki untuk kita disetiap detik. Bayangkan kalau saya sedang tidur atau mengulur waktu bermalas-malasan didetik itu, mungkin saya sudah melewatkan pelanggan saya, atau mungkin si Neng nggak jadi nih beli cilok saya. Itulah, Neng, ada misteri di setiap detik, setiap detik itu kan masa depan, jadi Tuhan perintahkan kita untuk berusaha dan berdoa alih-alih hanya memohon tanpa berusaha. Bukannya Tuhan tidak akan mengubah nasib seorang hamba jika hamba tersebut tidak mau mengubah nasibnya dengan berusaha dan berikhtiar?”.

Kemudian saya senyum-senyum sendiri dibalik masker karena sadar mungkin banyak yang saya lewatkan detik demi detik. Rizki memang sudah ada yang mengatur, tetapi ikhtiar dan doa kita setiap waktu lah sebenar-benarnya penentu untuk riski yang telah Tuhan rencanakan.

Kayanya malaikat lagi nyamar jadi Pedagang Cilok. Hehehe...

Semoga hari ini banyak rezeki yang menghampiri kalian dan semoga hari ini kalian lewatkan dengan penuh kebahagiaan. Selamat Bekerja!!!

Comments

Popular posts from this blog

Pekerja Ibu Kota

True Or False

Pemimpin dan Aktivis