Misteri di Setiap Detik
Hari sudah pagi, namun hari ini masih cukup gelap, efek diguyur hujan semalaman dan hujan pun baru berhenti subuh tadi. Sudah jadi kebiasaan pagi saya untuk jogging di sekitar stadion olahraga sekitar 30menit sebelum memulai kegiatan di pagi hari. Hari ini rasanya agak sedikit berbeda, selain saya bisa melihat kabut embun tebal yang jarang saya lihat, saya juga melihat seorang Pedagang Cilok dan pedagang lain yang sudah mulai merapihkan dagangannya. Padahal hari ini mendung dan tentunya hanya sedikit orang yang berolahraga daripada biasanya. Dari jauh saya perhatikan seorang Pedagang Cilok, kemudian saya memutuskan berhenti sejenak, dan membeli cilok sembari basa-basi bertanya “Pak, ini gerimis, sepi, kenapa jualan jajan pagi sekali?”. Kemudian bapak itu menjawab sembari melawak, tapi ada satu kalimat yang membuat saya kagum pagi itu. “Neng, Tuhan itu Maha Pemberi, rezeki kita sudah diatur sama yang Maha Pemberi, tinggal bagaimana kita mengusahakannya, Tuhan punya Rezeki un...